[2.408, 1.994 atau 1.800 Pulaukah?]

Saya selalu bercanda ke tiap teman yang agak gentar mengarungi lautan di Kepri. Khususnya untuk perlayaran jarak dekat. Entah dari Batam ke Karimun atau Tanjungpinang. Atau ke Tanjunguban yang berdurasi 15 menit untuk kemudian menjelajah jalur darat ke Tanjungpinang.

Atau bermain-main dengan boat pancung, untuk singgah-menyinggah di pulau-pulau yang masuk dalam wilayah pemerintahan di Kota Batam. Misalnya ke Belakangpadang, atau Pulau Kasu dan kawasan sekitar.

“Kalau takut dilambung ombak, jangan tinggal di Kepulauan Riau.”

Itu saya ubah dari kalimat: kalau takut dilambung ombak, jangan berumah di tepi pantai.

Kepri adalah lautan. Dari keseluruhan luas wilayah ini, 96 persennya adalah lautan. Daratannya kecil sekali, hanya empat persen. Itu pun terpecah dalam kepingan 2.408 pulau. Berserak di antara Laut Natuna Utara (Laut China Selatan), Selat Karimata, Selat Malaka, Selat Singapura yang kesemuanya merupakan jalur pelayaran yang sibuk.

Jadi, jika sudah menetapkan hidup di Negeri Segantang Lada ini, sering-seringlah menikmati hempasan gelombang. Supaya “nikmat” selalulah berupaya menunganggi gelombang.

Dengan jumlah yang ribuan itu, saya selalu bilang mengapa Kepulauan Seribu bukan dilekatkan pada provinsi-provinsi yang jumlah pulaunya lebih seribu. Tercatat di BPS, selain Kepri, ada Maluku, Sulawesi Tengah dan Papua Barat yang jumlah pulaunya lebih dari seribu.

Tapi Kepulauan Seribu lebih lekat untuk daerah yang hanya memiliki 110 pulau. Pulau-pulau di Jakarta, tepatnya Kabupaten Kepulauan Seribu memang tercatat dalam Statistik Indonesia hanya 110 saja.

Untuk Kepri, 2.408 ini jumlah pulau yang sering disebut dan dicatat dalam banyak agenda. Ternyata, dari data Biro Pusat Statistik, jumlah itu sudah tidak benar lagi. Saat ini.

Memang dalam data Statistik Indonesia 2015, jumlah pulau di Kepri pada angka 2.408. Namun semakin bertambah tahun semakin berkurang pulau jumlah pulau di Kepri juga Indonesia. Pada Statistik 2015 itu, jumlah pulau di Indonesia tercatat pada angka 17.506 pulau. Data ini sama pada terbitan Statistik Indonesia 2016.

Pada terbitan tahun berikutnya, jumlah pulau-pulau itu mulai berkurang. Dalam Statistik Indonesia 2017 hingga publikasi Statistik Indonesia 2021 ini, jumlah pulau Indonesia yang dicatat BPS Pusat sebanyak 16.056.

Dari 17.506 menuju 16.056 ada semacam “kehilangan” 1.450 pulau.

Memang saat ini, pulau yang berkoordinat dan terdaftar di Perserikatan Bangsa-Bangsa (sejak 2012) berjumlah 13.466 pulau. Kalau ikut hitungan tahun terakhir sebesar 16.056, masih ada “deposit” 2.590 pulau yang belum tercatat di PBB.

Setiap tahun, BPS memang mempublikasi hal yang memuat gambaran umum tentang keadaan geografi dan iklim, pemerintahan, serta perkembangan kondisi sosial-demografi dan perekonomian suatu daerah. Mulai Statistik Indonesia tiap tahun hingga provinsi serta kota dan kabupaten. Di antara ratusan halaman pencatatan angka-angka itu, dalam pekan ini saya memang mencari hitungan berapa jumlah pulau di negeri ini. Juga pulau-pulau di kabupaten kota se-Kepri.

Ternyata jumlah pulau di Statistik Indonesia 2021 dan Kepulauan Riau Dalam Angka 2021 tidak sama. Dalam tabel Keadaan Geografi di Statistik Indonesia 2021 jumlah pulau di Kepulauan Riau tercatat 1.994.

Namun ketika dibuka di Kepulauan Riau Dalam Angka 2021 total pulau-pulau di Kepri hanya 1.800 saja. Tentu tak boleh ada pertanyaan iseng kemana perginya 194 pulau di antara data itu.

Malah ketika BPS Pusat sudah menyebut pulau-pulau di Kepri berjumlah 2.408 pulau, data di Kepulauan Riau Dalam Angka 2015 tercatat jumlah pulau di Kepri 1.795. Ada selisih 613 pulau yang semacam “hilang” dari pencatatan.

Tapi kalau melihat publikasi tahun ini malah ada tambahan lima pulau. Dalam Kepulauan Riau Dalam Angka 2021, jumlah pulau di Kepri 1.800.

Jumlah 1.800 itu berasal dari Karimun 249, Bintan 241, Natuna 154, Lingga 537, Anambas 238, Batam 372 dan Tanjungpinang sembilan pulau.

Bila dibandingkan dengan data BPS terbitan 2015, terdapat selisih pulau yang “hilang” dan “timbul”. Dalam publikasi itu, tercatat di Karimun ada 251 pulau, Bintan 241, Natuna 175, Lingga 531, Anambas 217, Batam 371 dan Tanjungpinang sembilan pulau.

Untuk publikasi 2021, perbedaan jumlah pulau sepertinya terlihat antara provinsi dan kabupaten kota. Di provinsi, misalnya untuk Kota Batam tercatat 372 pulau, namun publikasi di BPS Batam jumlah pulau yang tercatat 371.

Perbedaan besar tampak pada pulau-pulau di Lingga. Jika di data provinsi jumlahnya 537, di publikasi BPS Lingga tercatat 552 pulau. Demikian juga pulau-pulau di Karimun. Di provinsi tercatat 249, namun di BPS Karimun tercatat 254 pulau.

Jadi berapa jumlah pulau di Kepri atau perdaerah tingkat dua. Saya rasa Anda harus mulai menghitung sendiri, kalau tak mau percaya. Tapi, percaya pada data yang mana?

Kalau dilihat publikasi BPS Kepri, disitu disebutkan bahwa Secara Geografis, Kepulauan Riau terletak antara 00°29’ Lintang Selatan dan 04°40’ Lintang Utara serta antara 103°22’ Bujur Timur sampai dengan 109°4’ Bujur Timur. Berdasarkan data dari Biro Pemerintahan, Provinsi Kepulauan Riau terdiri dari 1.800 pulau.

Di situ tampak sumber data yang didapat BPS Kepri. Tapi mengapa tidak sama dengan data BPS Pusat yang menyebutkan pulau di Kepri 1.994.

Jadi tahun ini gunakan data yang mana? 1.994 atau 1.800 atau masih teringat data lama 2.408 pulau? Sekali lagi, kalau pusing hitung sendiri.

Sepertinya, tak lagi bermain dengan ombak ketika berumah di Kepulauan Riau. Bermain tebakan jumlah pulau rasanya tak akan membuat galau.

Write A Comment