Suatu kali, ternampaklah oleh saya Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti menikmati bermain laut Pulau Senoa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Tampak dia menikmati betul pesona Senoa.

Hampir empat jam Susi bermain di sana. Bermain di atas kano sejak pukul tujuh, pada Agustus 2017 lalu.

Saya pun ingin berada di situ. Berkali-kali ke Natuna, memang belum sempat ke Pulau Senoa. Ini adalah salah satu pulau terdepan di Kepri. Pulau yang berbatasan langsung dengan Vietnam dan Malaysia. Yang menghadang Ranai, ibu kota Natuna, dari gempuran langsung, Laut Natuna Utara (yang kalau dulu disebut Laut China Selatan).

Pulau ini tidak berpenghuni. Hanya berjarak lima mil laut dari pantai Sepempang, Ranai, ke Senoa. Banyak armada angkut yang bisa disewa untuk ke sana. Dari jenis cepat dan bersahaja jalannya. Tergantung mau mempertipis kantong seperti apa. Ada baiknya jika buat janjian terlebih dahulu.

Pilihlah petang waktu ke Senoa. Banyak perpaduan keindahan yang bisa dinikmati. Pantai dengan pasir putih membentang. Kejernihan laut yang membikin geram. Atau ke arah bebatuan, mercusuar dan banyak lagi.

Tapi, penikmat senja harus mengagendakan waktu ke sini. Si Senoa. Bermanja-manja.

Apalagi ketika sunsetnya sempurna. Jingga petang yang ingin terus dikenang.

Susi sendiri di hari yang sama bermanja di laut Senoa ikut mengagendakan senja di sana. Dia ingin menikmati petang.

Kata Susi, sayang kalau tak melihat sunset di tempat secantik ini.

Saya pun berada di situ. Di penghujung Agustus tahun ini. Ingin ikut bermanja-manja. Menikmati semua. Apalagi ketika itu sunsetnya sempurna.

Datanglah ke Senoa. Jadi penikmat senja.

Write A Comment