Tiba-tiba saya teringat dengan kalimat ini. Ya, Gubernur H Muhammad Sani memang sering menyampaikannya dalam berbagai kesempatan. Inilah bisnis yang tidak pernah merugi: Bisnis Kebaikan.

Intinya teruslah berbuat baik kepada siapapun. Jangan berharap balasan dan lain sebagainya. Lakukan dengan ikhlas tanpa harus mempertimbangkan, dengan melakukan bisnis ini, kita akan mendapat imbalan itu.
Teruslah berbuat baik. Walaupun apa yang kita lakukan belum tentu baik menurut orang lain. Baik menurut kita belum tentu baik menurut orang lain.

Semangat kebaikan itu harus terus ditularkan. Berlomba-lombalah berbuat kebaikan. Barangkali, ketika dia mengabdi sebagai pelayan rakyat, maka dengan kebaikan itu, dia akan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. “Kita ada karena rakyat. Oleh karena itu kita harus banyak buat kebaikan untuk rakyat. Bisnis yang tak pernah rugi, adalah berbuat kebaikan. Walaupun kadang kala perbuatan baik kita belum tentu diterima orang lain,” kata Sani dalam berbagai kesempatan, ketika dia memotivasi pegawainya agar jangan sok ganteng dan minta dilayani pula.

Mental minta dilayani ini, memang sudah terbentuk sejak lama. Kadang mereka tidak sadar bahwa mereka adalah abdi masyarakat. Orang yang harus melayani masyarakat. Sudah begitu, dengan masyarakat pun tak mau berbuat baik.

Besok, kita sudah memasuki Bulan Suci Ramadhan, ketika kebaikan diberi ganjaran berlipat-lipat ganda. Ini saatnya kita melebarkan bisnis kebaikan, kepada siapa saja.
Selamat Ramadhan.

Write A Comment